Sejak awal kemunculannya, dragon fruit yang lazim dikenal dengan buah naga memang identik dengan kemujuran, bawa untung lah. Aku gatau dapet filosofi dari mana..tentu saja selain kaziatnya yang bisa buat nyembuhin banyak penyakit. Kalo yang satu ini memang benar dan sudah di buktikan oleh ahli kedokteran. Buah naga bisa menyembuhkan penyakit seperti diabetes, darah tinggi, dan lain-lain.
Balik lagi ke topik awal..kbetulan aku menggangkat tema buah naga dalam tugas akhir ku. Aku kaitkan dengan pengolahan citra, salah satu cabang ilmu yang aku pelajari selama kuliah. Disini program yang dibuat berfungsi untuk menentukan jenis dari buah naga berdasarkan fitur-fitur warna pada kulitnya. Buah Naga itu sendiri terdiri dari 3 Jenis yaitu :
1. Hylocereus Undatus (Buah Naga Putih)
Hylocereus undatus yang lebih popular dengan sebutan white pitaya adalah buah naga yang kuliltnya berwarna merah dan daging berwarna putih. Warna merah Buah ini sangat kontras dengan warna daging buah . Pada kulit buah terdapat sisik atau jumbai berwarna hijau. Di dalam buah terdapat banyak biji berwarna hitam. Berat buah rata-rata 400-500g, bahkan ada yang dapat mencapai 650 g. Rasa buahnya masam bercampur manis. Dibanding jenis lainnya, kadar kemanisannya tergolong rendah, sekitar 10 – 13 briks. Batang tanamannya berwarna hijau tua. Daerah tumbuh yang ideal pada ketinggian kurang dari 400 m dpl.
2. Hylocereus Polyrhizus (Buah Naga Merah)
Hylocereus polyrhizus yang lebih banyak dikembangkan di Cina dan Australia ini memiliki buah dengan kulit berwarna merah dan daging berwarna merah keunguan. Kulitnya terdapat sisik atau jumbai hijau. Rasa buah lebih manis dibanding Hylocereus undatus, kadar kemanisan mencapai 13-15 briks. Tanamannya lebih kekar dibanding Hylocereus undatus. Duri pada batang dan cabang berjarak lebih rapat. Tanaman ini tergolong jenis yang sangat rajin berbunga, bahkan cenderung berbunga sepanjang tahun. Sayangnya, tingkat keberhasilan bunga menjadi buah sangat kecil, hanya mencapai 50% sehingga produktivitas buahnya tergolong rendah. Bahkan jenis ini termasuk jenis tanaman yang buahnya hanya berukuran kecil. Rata-rata berat buahnya hanya sekitar 400g. Lokasi penanaman yang ideal pada ketinggian rendah sampai sedang.
3. Selenicereus megalanthus (Buah Naga Kuning)
Selenicereus megalanthus berpenampilan berbeda dibanding jenis anggota genus Hylocereus. Kulit buahnya berwarna kuning tanpa sisik sehingga cenderung lebih halus. Walaupun tanpa sisik, kulit buahnya masih menampilkan tonjolan-tonjolan. Rasa buahnya iauh lebih manis dibanding buah naga lainnya karma memiliki radar kemanisan mencapai 15-18 briks. Sayangnya, buah yang dijuluki yellow pitaya ini kurang popular dibanding jenis lainnya. Hal ini kemungkinan besar diakibatkan oleh bobot buahnya yang tergolong kecil, hanya sekitar 80-100 g/buah. Tanamannya tidak seperti Hylocereus karena tampil lebih mungil dengan warna hijau terang. Pertumbuhan tanaman ini akan optimal bila ditanam di daerah dingin dengan ketinggian tempat lebih dari 800 m dpl.